JuragantomatX.Com

Gara-gara Twitter Mereka Dipecat dari Pekerjaannya

Posted by Anonim 0 komentar

Twitter kini sebuah media sosial yang sangat berpengaruh. Anda boleh suka atau tidak, tapi beberapa orang tak sadar akan kekuatan dan pengaruh Twitter yang begitu besar. Dengan 140 karakter dan sekali Tweet, kicauan Anda tentang apa pun bisa dibaca oleh jutaan orang.

Nah, terkadang ketika kita terlalu senang atau terlalu kesal, kita menulis sesuatu yang tak sepantasnya di Twitter. Kasus ini terjadi terhadap 12 orang, setelah berkicau mereka kehilangan pekerjaan. Belajarlah dari pelajaran mereka dan berpikirlah dua kali sebelum Anda berkicau. Berikut ini 12 orang tersebut.

1. Connor Rilley 
Connor Riley mendapat tawaran kerja dari Cisco. Di Twitter dia menulis, “Cisco menawariku pekerjaan! Sekarang aku harus menghabiskan gaji yang besar untuk ke San Jose dan membenci pekerjaan itu.” Beberapa saat setelah dia berkicau, dia mendapat balasan dari karyawan Cisco, Tim Levad, “Siapa manajer yang menawarimu? Aku yakin mereka akan senang mengetahui bahwa Anda sebenarnya benci dengan pekerjaan itu.”

2. Nir Rosen 
Nir Rosen adalah dosen hukum di New York University. Sampai suatu kali dia berkicau di Twitter tentang kasus kekerasan seksual Lara Logan, jurnalis yang tengah meliput krisis Mesir. Kicauan Nir Rosen dianggap menyerang, mempermainkan, dan tak pantas. Dia meminta maaf dan berhenti dari pekerjaannya keesokan harinya.


3. Gilbert Gottfried 
Komedian Gillbert Gottfried dipecat sebagai pengisi suara perusahaan asuransi Jepang, Aflac. Dia dipecat gara-gara mengolok-ngolok peristiwa tsunami di akun Twitternya. Dia berkata, “Jepang memang canggih. Mereka tidak ke pantai, tapi pantai yang mendatangi mereka.” Setelah dia menulistweet itu Gottfried langsung dipecat.

4. Nicole Crowther 
Aktris 21 tahun ini dipecat dari Glee, drama musikal yang paling terkenal saat ini. Lewat akun Twitternya, Crowther membocorkan beberapa plot dalam episode Glee yang akan datang. Produser Glee, Brad Falchuk, langsung merespons, “Saya berharap kamu punya kualifikasi lain di luar bekerja di dunia seni peran.”

5. Scott Bartosiewicz 
Dia adalah seorang konsultan dan pakar media sosial di sebuah perusahaan strategi media baru. Entah tidak sadar atau sengaja, dia menulis, “Ironis, Detroit adalah kota mobil, tapi tidak ada yang mengerti cara menyetir mobil.” Nah, masalahnya dia menulis di akun Twitter Chrysler, perusahaan yang menyewa jasa strategi tempat Scott bekerja. Scott langsung dipecat dan Chrysler juga memutus kontrak dengan New Media Strategies, perusahaan tempat Scott bekerja.

6. Damian Goddard 
Pembawa acara siaran olahraga, Damian Goddard, dipecat gara-gara menulis pendapat pribadinya tentang pernikahan sesama jenis. Masalahnya yang dia tulis adalah tentang pemain hoki Todd Reynolds. Agen Todd protes ke tempat kerja Damian dan direspons dengan memecat Damian.

7. Gabriella Pasqualotto 
Gabriella adalah pemandu sorak atau cheerleader untuk salah satu tim di liga kriket India. Dia membocorkan kelakuan para pemain kriket terhadap pemandu sorak dan itu tidak mengenakkan. Akhirnya, Gabriella dipecat gara-gara kicauannya.

8. Rashard Mendenhall 
Pemain football Amerika dari klub Steelers ini menulis tentang kematian Usamah Bin Ladin. “Bagaimana bisa orang-orang merayakan kematian? Sangat mengherankan orang-orang bisa membencinya padahal kita tak pernah mendengar dia berbicara. Kita hanya mendengar dari satu sisi.. ” tulisnya. Klub Mendenhall sedang memproses kasus ini dan kemungkinan dia dipecat.

9. Octavia Nasr 
Senior Editor CNN Octavia Nasr dipecat gara-gara berkicau tentang dia menghormati Grand Ayatollah Mohammad Hussein Fadlallah. Sementara, kantor berita AP menyebut Fadlallah adalah anti Amerika dan terkait beberapa pengeboman yang menewaskan 260 orang Amerika. Dia meminta maaf, tapi tak ada ampun baginya.

10. Jon-Barett Ingels 
Jane Adams, aktris dalam film Hung ini lupa membayar tagihan di restoran. Pelayannya, Jon-Barrett Ingels lalu berkicau di Twitter. Keesokan harinya agen Ingels datang dan menyelesaikan bon itu. Tapi, Ingels lagi-lagi menulis di Twitter bahwa Jane tidak memberinya tip. Sebulan kemudian Adams datang sendiri dan memberi Ingels tip, setelah itu dia mengadu ke manajemen dan Ingels pun dipecat.

11. Catherine Deveny 
Komedian Australia kehilangan pekerjaannya sebagai kolumnis harian The Age setelah menulis lelucon di akun Twitternya yang tak pantas. Dia menulis lelucon memberi saran kepada anak Steve Irwin untuk bercinta. Steve Irwin adalah pemburu buaya yang terkenal di layar kaca. Dia meninggal tahun 2006 setelah digigit ikan pari.

12. Mike Bacsik 
Mantan pitcher liga baseball Amerika, Mike Bacsik, kehilangan pekerjaan sebagai produser radio. Dia berkicau ketika sedang mabuk dan menulis komentar rasialis.



Nah, itulah beberapa orang yang dipecat gara-gara Twitter.. Saran ane, hati-hati bermain Twitter, dalam artinya jangan nge-Tweet sembarangan (asal) saja. Mungkin di luar sana masih ada efek samping nge-Tweet secara asal-asal selain dipecat dari pekerjaan. Bisa saja lewat nge-Tweet yang asal-asalan, mungkin hubungan rumah tangga bisa hancur, hubungan pertemanan bisa bubar, jalinan asmara bisa pisah, dsb.. So, bijaklah dalam menggunakan segala kemudahan dalam teknologi, salah satunya Twitter ataupun saudaranya, Facebook...
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Gara-gara Twitter Mereka Dipecat dari Pekerjaannya
Ditulis oleh Anonim
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://sampot.blogspot.com/2012/06/gara-gara-twitter-mereka-dipecat-dari.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Kesehatan | Hot Shot | Info | Kecantikan Copyright of Sampot News